Berlibur ke Pantai Pangandaran
Saya berlibur di Pangandaran dengan keluarga saya dan keluarga sepupu saya, semuanya delapan orang. Kami beruntung bisa memesan kamar penginapan di tepi pantai pada liburan sekolah. Biasanya, penginapannya penuh.
Dari Bandung, perjalanan memakan waktu sekitar 5 ½ jam. Kami berangkat hari Kamis sore supaya tidak terjebak kemacetan lalu lintas. Waktu menunjukkan jam 12.00 malam ketika kami sampai di penginapan. Karena capek, kami langsung tidur.
Hari Jumat, kami bangun pagi sekali untuk melihat matahari terbit di Pantai Timur Pangandaran. Setelah itu, kami duduk-duduk di pantai untuk menikmati deburan ombak dan angin laut sambil melihat nelayan-nelayan mencari ikan di laut dan kembali ke darat membawa hasil tangkapan.
Karena hari masih pagi, kami pergi ke Tempat Pelelangan Ikan di Pantai Timur. Di sini, pedagang menjual ikan segar hasil tangkapan hari itu. Setelah mengambil banyak foto, kami beristirahat untuk makan siang di restoran makanan laut. Kami memesan ikan bakar dengan sambal, lalaban dan nasi putih. Enak sekali.
Pada hari Sabtu, hari terakhir liburan kami, kami pergi ke cagar alam tempat reruntuhan kerajaan Hindu kuno, candi dan makam kuno. Dilanjutkan pergi ke Gua Jepang dan Gua Panggung untuk melihat stalagnit. Hari sudah sore waktu kami harus kembali ke penginapan.
Hari Minggu, hari terakhir untuk pulang ke rumah. Sebelum pulang, kami membeli kerajinan tangan dan makanan khas Pangandaran untuk dibawa pulang
Akhirnya, pada jam 11.00 siang, kami kembali ke Bekasi